Jumat, 01 November 2013

Android Si-OS Idaman banyak orang

Sejarah Android
Android Inc, adalah sebuah perusahaan software kecil yang didirikan pada bulan Oktober 2003 di Palo Alto, California, USA. Didirikan oleh beberapa senior di beberapa perusahaan yang berbasis IT & Communication; Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears dan Chris White. Menurut Rubin, Android Inc didirikan untuk mewujudkan mobile device yang lebih peka terhadap lokasi dan preferensi pemilik. Dengan kata lain, Android Inc, ingin mewujudkan mobile device yang lebih mengerti pemiliknya. Sejarah Android dimulai dari sini.
Konsep yang dimiliki Android Inc, ternyata menggugah minat raksasa Google untuk memilikinya. Pada bulan Agustus 2005, akhirnya Android Inc diakuisisi oleh Google Inc. Seluruh sahamnya dibeli oleh Google. Nilai pembelian Android Inc ini oleh google tidak ada release pastinya. Tetapi banyak yang memperkirakan nilai pembelian Android Inc oleh Google adalah sebesar USD 50 juta. Saat itu banyak yang berspekulasi, bahwa akuisisi ini adalah langkah awal yang dilakukan Google untuk masuk ke pasar mobile phone.
Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears dan Chris White tetap di Android Inc yang dibeli Google, sehingga akhirnya mereka semua menjadi bagian dari raksasa Google dan sejarah Android. Saat itulah mereka mulai menggunakan platfor linux untuk membuat sistem operasi bagi mobile phone.
Pada bulan nopember 2007, terbentuklan Open Handset Alliance yang merupakan konsorsium dari beberapa perusahaan : Broadcom Corporation, Google, HTC, Intel, LG, Marvell Technology Group, Motorola, Nvidia, Qualcomm, Samsung Electronics, Sprint Nextel, T-Mobile dan Texas Instruments. Mereka sepakat untuk membuat open standart bagi mobile phone. Pada hari yang sama, mereka mengumumkan produk pertama mereka, yaitu Android yang berbasis Linux kernel versi 2.6.[1] Toshiba Corp dan Vodafone Group Plc. Hal ini merupakan langkah besar dalam sejarah Android untuk menjadi pemimpin dalam sistem operasi untuk mobile phone.
Versi - Versi Android
Android Versi 1.0 (Apple Pie) dan 1.1 (Banana Bread)
HTC produsen pertama yang menggunakan sistem operasi Android 1.0 pada HTC Dream (T-Mobile G1 dalam versi AS) pada Oktober 2008. Generasi pertama ini memiliki beberapa fitur antara lain aplikasi Youtube, Google Maps, download dan update via Android Market, web browser dan lain sebagainya. Versi ini difokuskan pada orientasi sisi bisnis smartphone. Versi ini memiliki kekurangan pada fitur hiburan , tidak ada dukungan untuk pemutaran video dalam media player-nya. Sedangkan update versi Android 1.1 dirilis pada tanggal 9 Februari 2009 yang memiliki kode nama Banana bread serta ukuran layar 320×480 HVA. Dilengkapi sistem pembaruan pada aplikasi seperti jam alarm, voice search, gmail, dan notifikasi dari email.
Android 1.5 Cupcake

Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.Konon Android 1.5 Cupcake ini seharusnya adalah versi 1.2, tetapi Google akhirnya memutuskan untuk membuat pembaharuan besar dan menghadirkan versi 1.5 dengan nama Cupcake.
Cupcake adalah kue kecil yang sangat populer di seluruh dunia saat ini yang dibuat dalam wadah berbentuk cetakan dan biasanya disajikan dengan frosting di atasnya.
Android 1.6 Donut 

Android versi 1.6 Donut dirilis pada September 2009. Update versi ini memperbaiki bug OS yang sering reboot dengan fitur foto dan video dari kamera antarmuka dan dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah
1.      Peningkatan pada Android market
2.      Integrasi kamera, perekam video dan tampilan galeri
3.    Aplikasi galeri yang baru memungkinkan pengguna memilih banyak foto untuk dihapus. Aplikasi voice search yang diperbaharui menjadi lebih cepat merespon dan itegrasi dengan aplikasi yang lain termasuk kemampuan mencari kontak.
4.    Aplikasi search yang ditingkatkan untuk bisa mencari bookmarks, history, kontak, dan web dari layar home
5.    Peningkatan dukungan teknologi untuk CDMA/EVDO.802.1x, VPNs, dan mesin text to speech Mendukung resolusi layar WVGA
6.       perbaikan kecepatan di aplikasi pencarian dan aplikasi kamera
Donat seperti diketahui adalah makanan atau kue dengan bentuk khas berupa lubang ditengah bentuk lingkarannya. Donat adalah kue yang populer dan turun temurun dikonsumsi di seluruh dunia.
Android 2.0 - 2.1 Éclair

            Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah
1.      Optimalisasi kecepatan hardware
2.      Mendukung lebih banyak ukuran layar dan resolusi layar
3.      Revamped UI, User interface baru pada browser dan dukungan html 5
4.      Daftar kontak baru, Rasio putih-hitam yang lebih baik untuk backgrounds.
5.      peningkatan aplikasi Google Maps 3.1.2
6.      Dukungan untuk Microsoft Exchange
7.     Mendukung Falsh untuk kamera, Digital Zoom.Peningkatan pada aplikasi virtual keyboard, Bluetooth 2.1, Live Wallpapers.
Eclair adalah makanan penutup yakni kue yang biasanya berbentuk persegi panjang yang dibuat dengan krim di tengah dan lapisan cokelat di atasnya.
Android 2.2 - 2.2.3 Froyo (Frozen Yoghurt)

Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain :
1.      Optimalisasi kecepatan dan performa Android OS
2.      Integrasi chrome v8 javaScript kedalam aplikasi browser
3.      Peningkatan dukungan Microsoft Exchange, Peningkatan aplikasi luncher dengan shotcuts menuju aplikasi phone dan browser
4.      USB tethering dan WiFi hotspot functionality.
5.      Penambahan pilihan untuk menonaktifkan akses data jaringan mobile
6.      Aplikasi Android market yang telah diperbaharui dengan fitur update otomatis.
7.      Quick switching between multiple keyboard languages and their dictionaries.
8.      Voice dialing dan berbagai kontak melalui bluetooth
9.      mendukung file upload di aplikasi browser
10.  dukungan terhadap aplikasi Adobe Flash 10.1 terakhir
Froyo adalah kependekan dari Frozen Yoghurt. Frozen Yoghurt adalah yoghurt yang telah mengalami proses pendinginan, sehingga secara terlihat sama seperti es krim.
Android 2.3 - 2.4 Gingerbread

Android 2.3 Gingerbread dirilis secara resmi pada Desember 2010. Pada 7 Desember 2010, Google secara resmi mengumumkan smartphone Nexus S yang dibuat oleh Samsung yang menjadi smartphone pertama dengan Android versi ini.
1.      Inilah Fitur-fitur Yang Dimiliki Oleh Android Gingerbread:
2.      NFC (Near-Field Communication)
3.      Aplikasi NFC akan tersedia di dalam Gingerbread, ini memungkinkan produsen gadget untuk membuat perangkat yang bisa digunakan untuk transaksi nirkabel alias dompet elektronik.
4.      Dukungan pada Kamera Depan
5.      Aplikasi kamera di Android 2.3 sudah mendukung kamera depan sejak awalnya. Artinya produsen seperti HTC, yang salah satu versi ponsel Androidnya sudah memiliki dua kamera, bisa langsung memasang dua kamera di ponsel Android.
6.      Ponsel InternetA 
7.      Kemampuan teleponi via internet, atau Voice over IP, akan didukung pada tingkat sistem operasi. Tanpa aplikasi tambahan, pengguna sudah bisa membuat panggilan VoIP, tentu dengan setting SIP manual.
8.      Tampilan yang Lebih Rapih Tampilan antarmuka dari Gingerbread konon bakal makin rapih dan mudah dipelajari. Menu dan tema visual diperbaiki oleh Google untuk memudahkan navigasi.
9.      Manajemen Aplikasi Akan tersedia shortcut untuk sebuah aplikasi bernama Manage Applications. Di sini pengguna bisa melihat berapa besar memori yang diserap oleh masing-masing aplikasi yang sedang berjalan.
10.  Input Teks Lebih CepatKeyboard Android Gingerbread dijanjikan akan lebih baik, dengan beberapa perubahan lokasi dan bentuk. Selain itu ada kemampuan memperbaiki salah ketik lewat kamus bawaan.
11.  Copy PasteKemampuan untuk memilih (select) lalu melakukan Copy, Cut atau Paste di Gingerbread menjadi semakin baik. Cara penggunaannya mirip yang dilakukan Apple pada iOS, lengkap dengan marker yang bisa digeser sebelum menyalin.
Gingerbread pada dasarnya adalah kue jahe atau cookie dengan rasa khas jahe. Kue ini sering dibuat untuk merayakan liburan akhir tahun di AS dan dibuat seperti bentuk manusia.
Android 3.0 - 3.2 Honeycomb

Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat tablet dengan platform Android 3.0 akan segera hadir di Indonesia. Perangkat tersebut bernama Eee Pad Transformer produksi dari Asus. Rencana masuk pasar Indonesia pada Mei 2011.
Honeycomb adalah sereal manis yang populer sejak tahun 1965, berupa sereal jagung dengan rasa madu yang berbentuk sarang lebah.
Android 4.0 Ice Cream Sandwich

Ice Cream Sandwich adalah versi terbaru Android untuk smartphone, tablet, dan lainnya. Ice Cream Sandwich dirilis pada 19 October 2011.Versi ini didasarkan untuk mengoptimalkan multitasking, banyak notifikasi, layar beranda yang dapat disesuaikan, dan interaktivitas mendalam serta cara baru yang ampuh untuk berkomunikasi dan berbagi konten.
Ice Cream Sandwich adalah lapisan es krim yang biasanya berupa vanila yang terjepit antara dua cookies coklat, dan biasanya berbentuk persegi panjang.
Android 4.1 - 4.3 Jelly Bean

Android 4.1 Jelly Bean diumumkan pada 27 Juni 2012 pada konferensi Google l/O. Versi ini adalah yang tercepat dan terhalus dari semua versi Android.
Jelly Bean 4.1 meningkatkan kemudahan dan keindahan tampilan dari Ice Cream Sandwich dan memperkenalkan pengalaman pencarian Google yang baru di Android.
Android 4.2 Jelly Bean diumumkan pada 29 October 2012, versi ini menawarkan peningkatkan kecepatan dan kemudahan Android 4.1 serta mencakup semua fitur baru seperti Photo Sphere dan desain baru aplikasi kamera, keyboard Gesture Typing, Google Now dan lainnya.
Jelly Bean adalah sejenis permen yang juga populer disebut kacang  jeli.
Android 4.4KitKat

GoogleSebelumnya ramai diberitakan bahwa Google akan memakai nama Key Lime Pie sebagai nama untuk versi paling anyar dari sistem operasi Android v4.4. Indikasi ini semakin kuat karena Google gemar menamai sistem operasinya dengan nama hidangan penutup dan sesuai abjad alfabetical.
Bagi Anda penggemar cokelat, tentu sudah tidak asing lagi dengan nama KitKat. Salah satu merk cokelat ini ini sangat populer yang dibuat oleh perusahaan Nestle dan sangat digemari oleh banyak orang di dunia. kabar bahwa penamaan Android baru 4.4 oleh Google ini dikarenakan Google dan Nestle menjalin kerja sama. Tapi nyatanya Google secara tersirat membantah adanya kerjasama khusus antara Nestle dengan Google.
Beberapa bocoran fitur unggulan dari versi terbaru Android ini. Diantaranya yaitu Firmware yang bisa digunakan untuk smartphone lama, Perpantian Fragmentation atau ukuran tampilan layar, miracast updates Gallery baru, visualisasi API baru, boot animasi baru, pergantian warna logo Android berwarna biru serta notifikasi widget baru.

Android 5.0 Key Lime Pie

Rumor terbaru menyebutkan bahwa Google bakal terlebih dahulu menghadirkan versi Android 4.3 sebelum 5.0.
Hingga kini belum dapat dipastikan apakah 4.3 akan tetap dinamakan Jelly Bean ataukah justru bakal menggunakan nama Key Lime Pie yang sebelumnya dikabarkan akan digunakan di versi 5.0.

Santer dikabarkan perangkat pertama yang akan menggunakannya adalah phablet Galaxy Note 3.


Belum banyak informasi yang dapat didapat tentang Key Lime Pie. Santer dikabarkan akan diluncurkan pada konferensi Google l/O tahun ini, Key Lime ternyata masih berupa desas-desus semata.

Perkembangan terakhir menyebutkan Key Lime Pie akan memiliki fitur Bluetooth Smart, sebuah fitur bluetooth yang lebih hemat pemakaian baterai.

Key Lime Pie adalah makanan penutup khas Amerika yang terbuat dari jus jeruk nipis, kuning telur dan susu kental dalam pie crust manis.  
Android VS iPhone
1. Hardware:
Perbedaan yang pertama iphone sangat ketat atas pengoptimalan software dan hardwarenya. Di sisi lain, Google menawarkan perangkat lunak Android kepada banyak pembuat ponsel (Samsung, HTC, LG, dan Motorola, antara lain, menawarkan ponsel Android). sehingga, ponsel Android agak berbeda dalam ukuran, berat, fitur, pengalaman pengguna, dan kualitas.
2 OS Kompatibilitas:
Jika Anda ingin selalu memiliki fitur terbaru dan terbesar ,disarankan untuk membeli iPhone.  karena Android  sangat lambat dalam memperbarui ponsel mereka
Sehingga ponsel yang sudah lama jadi tidak mempunya OS terbaru, dukungan Apple untuk ponsel yang lebih lama umumnya lebih baik daripada Android. Ambil contoh, iOS 5, OS terbaru. Ini termasuk dukungan penuh untuk iPhone 3GS, telepon hampir tiga tahun sebagai tulisan ini. Karena itu, sekitar 75% dari iPhone 3GS-4S pengguna yang menjalankan iOS 5 6 bulan setelah rilis.
Di sisi lain, Android 4.0, nama kode Ice Cream Sandwich, yang berjalan pada hanya 2,9% dari perangkat Android 6 bulan setelah rilis.
3. Apps: Seleksi vs Kontrol
Sementara iPhone App Store menawarkan aplikasi lebih dari Google ,Banyak pengembang mengeluh tentang penekanan pada aplikasi gratis untuk Android. Menggabungkan biaya pengembangan dengan penekanan pada aplikasi gratis sehingga pengembang tidak dapat menutupi biaya awalnya.
4. Gaming:
Hanya beberapa tahun yang lalu, video game terutama mobile – didominasi oleh Nintendo DS dan Sony PSP . namun Setelah iphone mucul t dengan cepat menjadi penghasil utama di pasar game mobile video , dengan puluhan ribu permainan besar.
Dikarenakan Android membebaskan pengunanya untuk menciptakan aplikasainya sendiri sehingga produsen game memutuskan hubungan dengan Android dikarenakan kurang menguntungkan bagi produsen game
5. GPS Navigasi:
Selama Anda punya akses ke internet dan smartphone, Anda tidak pernah tersesat lagi berkat built-in GPS dan aplikasi peta pada kedua iPhone dan Android. 
Pengguna Android dapat menggunakan Google Maps Navigation, sebuah aplikasi yang tidak tersedia untuk iPhone, untuk mendapatkan peta lokasi secara gratis hampir di mana saja.
6 Battery Life:
Batrai yang digunakan untuk Android sangatlah boros itu disebabkan oleh banyaknya aplikasi dan hardware yang sangat menguras batrai sehingga batrai kemungkinanya hanya akan bertahan hingga 8 jam sedangkan iphone batrai tekesan lebih hemat sehingga dapat bekerja hingga 1 hari.

8. Ukuran
Jika Anda menginginkan layar yang besar, Android adalah pilihan bagus. Ini dikarenaka Android  Samsung Galaxy Note memiliki ukuran 5,3 inci yang tidak dapat ditemukan di ponsel lainya.
Sementara Iphone mengunakan layar hanya sebsear 3,5 inci saja sehingga jika ingin layar yang lebih lebar Android pilihanya.
9. Jaringan:
Untuk pengalaman internet nirkabel tercepat, Anda harus memilih  Android. Itu karena – untuk saat ini – hanya perangkat Android yang mendukung 4G LTE .
Iphone terkesan lebih lamban dalam jaringan nirkabel sehingga keceptan dalam internet masih kurang cepat disbanding Android
Perbandingan prodauk  Android dan iphone

Desain iPhone 5 vs. Samsung Galaxy S3

·         iPhone 5 – Ketebalan 7.6mm, casing metal, baterai tidak dapat dilepas
·         Samsung Galaxy S3 – Ketebalan 8.6mm, casing plastik, baterai dapat dilepas-ganti
Apple telah membuat garakan agresif pada ukuran iPhone 5 dengan membuatnya setipis mungkin, lapisan kaca pada belakang pada iPhone 4S telah tidak ada, Slot Sim-card menggunakan ukuran nano (nano-SIM) dan banyak lagi, hasilnya ketebalan iPhone 5 adalah 7.6mm. Samsung Galaxy S3 memiliki ketebalan 8.6mm, dengan ketebalan ini dan lebar layar 4.8″, Samsung Galaxy S3 terasa tipis namun lebar ketika Anda genggam. iPhone 5 dengan belakang aluminium menjadikan iPhone 5 lebih licin dibanding iPhone 4S, namun terasa lebih kokoh, berkualitas dan  sebuah desain smartphone premium.

Aksesoris iPhone 5 vs. Samsung Galaxy S3

*iPhone 5 – Headset dengan Desain terbaru (Earpod), Lightning power connector
*Samsung Galaxy S3 – Kabel microUSB, Samsung noise isolating IEM earphones, adapter
Dalam kemasan Apple iPhone 5 Anda akan mendapatkan sebuah earphone dari Apple dengan desain yang benar-benar baru yang disebut dengan “Earpod”, Earpod bukan sebuah earphone biasa, bukan juga sebuah earphone dengan teknologi noise isolation. earpod sangat kecil, dibuat dari bahan plastik dan didesain untuk kenyamanan dan fit untuk setiap kuping setiap orang. Perubahan aksesoris pada iPhone 5 juga terjadi pada kabel charger, Apple mendesain sebuah kabel konektor yang baru dan lebih kecil, yang disebut dengan “Lightning”. Samsung Galaxy S3 hadir dengan aksesoris yang standard yaitu kabel microUSB untuk mengisi daya sehingga konektornya lebih mudah digantikan karena kabel microUSB mudah dicari, Anda juga mendapatkan earphone bermerk Samsung yang mengeluarkan suara berkualitas tinggai dan memiliki teknologi IEM noise isolating.

Layar iPhone 5 vs. Samsung Galaxy S3

·         iPhone 5 – 4inci IPS, Resolusi 1136 x 540
·         Samsung Galaxy S3 – 4.8inci Super AMOLED, Resolusi 1280 x 720
Setiap generasi iPhone sejak pertamakali kehadirannya pada tahun 2007 memakai ukuran layar yang sama yaitu 3.5 inci. Berbeda pada iPhone 5, iPhone ini memiliki widescreen selebar 4-inci dengan piksel sebesar 1136 x 640, dengan perubahan ini iPhone 5 menawarkan layar yang lebih besar tanpa membuat ukuran handset lebih lebar. Pixel density masih sama dengan iPhone 4S, aspect ratio iPhone 5 akan membuat Anda lebih nyaman pada saat menonton video. Samsung Galaxy memiliki layar lebar 4.8-inci dan sangat nyaman untuk Anda menonton video pada youtube, dan membuat Anda puas bermain game karena lebarnya layar Galaxy S3. Galaxy S3 juga dapat memutar video Full HD karena resolusinya 1280 x 720 piksel.
Kedua smartphone ini memiliki tipe layar yang berbeda, Samsung S3 memiliki layar Super AMOLED sedangkan iPhone 5 memiliki layar IPS yang juga dipakai pada iPad. Super AMOLED menawarkan warna hitam yang sangat baik dan warna vivid yang menabjubkan, sedangkan layar IPS mempertahankan tampilan warna lebih natural. Pada kondisi sinar matahari yang sangat terik iPhone 5 menawarkan warna layar yang lebih reflektif dan tingkat brightness yang maksimal sehingga memberikan layar yang lebih mudah dilihat pada kondisi cahaya yang berlebihan. Pada ruang yang gelap, Galaxy S3 tampil dengan warna lebih menawan sehingga AMOLED lebih unggul pada kondisi gelap.

Software iPhone 5 vs. Samsung Galaxy S3

·         iPhone 5 – iOS 6
·         Samsung Galaxy S3 – Android 4.0 Ice Cream Sandwich (4.1 incoming), TouchWiz UI
Pertarungan Antara sistem operasi iOs dengan Android telah terjadi sejak tahun 2008. Android menawarkan fitur intregasi yang lebih fleksibel dibandingkan dengan iOS. Dengan Android bahkan Anda dapat merubah bagaimana smartphone Anda merespon pada fungsi dasar contohnya homescreen pada Android dapat Anda atur sendiri sesuai kebutuhan Anda, contohnya menampilkan satu sosial media di homescreen untuk Anda pantau atau meletakan kalender atau jam agar lebih mudah melihat waktu, hal ini membuat Anda dapat lebih dapat mengontrol bagaimana Smartphone Anda terlihat dibanding dengan layout iOS yang tidak dapat utak-atik. Dengan iOS Anda akan merasakan kecepatan dan kehalusan sebuah user interface yang sangat mudah dan nyaman untuk digunakan dan menu yang mudah diingat.
Sayangnya Apple Maps merupakan suatu bencana untuk iPhone semenjak iPhone berhenti memakai Google Maps. Apple Maps baru tidak bekerja dengan sangat baik karena ada beberapa nama kota yang salah, na
ma jalan yang salah maupun peta yang tidak update. Sedangkan Galaxy S3 memakai Google Maps yang kita telah tahu bersama bekerja dengan sangat baik sekali.

Power iPhone 5 vs. Samsung Galaxy S3

·         iPhone 5 – 1GB RAM, A6 processor, power TBC
·         Samsung Galaxy S3 – 1GB RAM, Exynos 4412, Quad-core 1.4GHz
Samsung Galaxy S3 menggunakan teknologi yang canggih Exynos 4412 chip yang memiliki empat buah core (Quad-core) dan bekerja pada 1.4GHz. Disisi lain, Apple tidak menjelaskan dengan detail informasi teknis tentang CPU yang digunakannya, informasi yang kita ketahui hanya iPhone 5 lebih cepat sampai dua kali dibanding dengan chip 4S yang memakai dual-core 1GHz CPU and PowerVR SGX543MP2, mungkinkan iPhone 5 ini juga memakai teknologi Quad-core? Namun beberapa “tes” kecepatan pada yang dapat Anda temukan di YouTube.com salah satunya video dari Pocketnow, terlihat kemampuan membuka webpage lebih cepat iPhone 5 dibanding dengan Galaxy S3, begitupun dengan streming youtube iPhone lebih unggul, membuka aplikasi kamera pun iPhone unggul lebih cepat.

Koneksivitas iPhone 5 vs. Samsung Galaxy S3

·         iPhone 5 – new proprietary 8-pin connector, non microSD, microSIM
·         Samsung Galaxy S3 – microUSB, microSD, mic
iPhone menciptakan kabel konektor baru yang disebut dengan “lightning”, kabel ini digunakan untuk mengisi daya dan meng-sinkronis data dengan komputer Anda, berbeda dengan konektor pendahulunya, Lightning lebih kecil dan dapat dicolokkan walaupun dengan berbagai sisi, karena sisi atas dan bawahnya sama saja, tidak seperti konektor microUSB biasa.
Pada segi konektivitas Samsung Galaxy S3 cukup banyak memiliki perbedaan dengan iPhone 5. Galaxy S3 memungkinkan Anda menggunakan kartu microSD dan menggunakan standar microUSB. Dengan mudah Galaxy S3 juga memiliki kemampuan untuk output video HD dengan audio surround sound ke port HDMI bila digunakan dengan kabel yang tepat. Tidak seperti iPhone, Samsung tidak bergantung pada perangkat lunak sinkronisasi untuk mentransfer file secara langsung, Anda dapat drag dan drop file ketika Samsung S3 dicolokkan ke komputer melalui USB.

Kamera iPhone 5 vs. Samsung Galaxy S3

·         iPhone 5 – 8MP, LED flash
·         Samsung Galaxy S3 – 8MP, LED flash
Masih menggunakan kamera 8 megapiksel dengan LED Flash seperti pendahulunya iPhone 4S, dengan apperture f/2.4. iPhone 5 juga menawarkan pengambilan gambar dengan mode panorama yang sangat hebat. hanya dengan membidik dan menggeser iPhone Anda akan mendapatkan gambar panorama sampai dengan 28 megapiksel. Samsung Galaxy S3 juga memiliki kamera 8 megapiksel termasik image stabilization, touch focus, merekam video 1080p dan flash LED sama dengan kemampuan kamera pada iPhone 5. Kualitas gambar Antara iPhone 5 dan Galaxy S3 dapat dikatakan setara.
Berikut ini akan akan kami sajikan untuk Anda perbandingan performa Antara iPhone 5 dan Samsung Galaxy S3 dalam bentuk video dari Pocket.
Bila membandingkan dua Smartphone ini tidak akan ada habisnya karena sama saja dengan membandingkan iOS dan Android atau membandingkan Apple dengan Google. Samsung Galaxy S3 lebih fleksibel dan unggul dengan memori yang dapat Anda upgrade sendiri begitu juga dengan sistem operasi Android yang begitu fleksibel, Sedangkan iPhone 5 unggul dengan bodi metal aluminium yang pasti siapapun yang menggenggamnya pasti merasakan iPhone 5 jauh lebih premium, desain lebih bersahabat untuk tangan Anda yang tidak terlalu besar, lagipula dengan iPhone 5 dengan layar 4incinya tidak akan terlalu terlihat kecil dibandingkan dengan Galaxy S3
FITUR ANDROID
1.      Kerangka aplikasi: itu memungkinkan penggunaan dan penghapusan komponen yang tersedia.
2.      Dalvik mesin virtual: mesin virtual dioptimalkan untuk perangkat mobile.
3.      Grafik: grafik di 2D dan grafis 3D berdasarkan pustaka OpenGL.
4.      SQLite: untuk penyimpanan data.
5.      Mendukung media: audio, video, dan berbagai format gambar (MPEG4, H.264, MP3,AAC, MR, JPG, PNG, GIF)
6.      GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, dan WiFi (hardware dependent)
7.      Kamera, Global Positioning System (GPS), kompas, dan accelerometer (tergantung hardware)

KELEBIHAN ANDROID

·         Banyak Pilihan Harga
Karena Android bekerja sama dengan banyak vendor sehingga untuk masalah harga Android lebih berfariatif dari mulai dibawah 1 juta hingga 5 juta an.
  • Kostumisasi
Android mmenyediakan banyak sekali OS kostumisasi. Dari Launcher, keyboard, SMS client dan berbagai fitur krusial lainnya semua siap disesuaikan sesuai selera kamu. Jadi jika kamu merasa bosan, tinggal kamu buka google play dan berikan sedikit sentuhan pada tampilan Androidmu.
  • Live Wallpaper
 Kamu bisa menemukan dengan mudah apapun live wallpaper yang kamu inginkan untuk kamu pasang pada gadgetmu dengan berbagai aplikasi di Google Play. Emm..tapi perlu hati-hati fitur ini sedikit menguras baterai.
  • Dukungan Widget
Widget pada Android memiliki fungsi yang krusial, selain sebagai shortcut ketika akan menjalankan aplikasi. Juga bisa digunakan untuk secara langsung menjalankan fitur aplikasi tanpa perlu membuka aplikasinya terlebih dahulu. Nah ini menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi pengguna Android.
  • Launcher
Mungkin pada berbagai platform fitur ini lebih dikenal dengan tema, hampir mirip sih namun launcher Android ini bisa merubah tampilan bukan hanya pada desainnya saja melainkan diberi kebebasan untuk merombak total semua yang mungkin dirubah. Banyak developer penyedia aplikasi untuk ini, salah satu yang paling terkenal adalah Go Launcher. Jadi dengan fitur ini Androidmu tidak akan membosankan, bahkan beberapa launcher mampu mengadopsi tampilan dari platform lain seperi Windows Phone, BB ataupun iOS.
  • Custom Room
Untuk meningkatkan performa Android, kita bisa menggunakan akses super user dengan cara mengeroot Androidmu. Banyak kelebihan yang didapat untuk ini seperti kebebasan untuk menginstall aplikasi bawaan Android, Blocking ads, optimasi penggunaan hardware dll.
  • Terintegrasi Dengan Produk-Produk Google yang lain
Selain Android, banyak produk-produk google yang lain. Jika kamu juga banyak menggunakan produk produk lain seperti Google Docs, Gmail, Google Drive, Google Calender, Google Maps, Google Music, Google+ ataupun Google Chrome kamu bisa mengitegrasikan semua kedalam Androidmu, Kalau udah gitu kamu gak perlu repot-repot lagi mengecek update satu persatu karena semua itu dapat kamu integrasikan dalam satu akses dalam timelinemu
  • Google Now
Memberikan hal penting tiap hari namun tetap dalam kontrol kita adalah kelebihan dari Google Now ini. Melihat prakiraan cuaca, searching sesuatu di Internet dan kelebihan lain ditawarkan pada fitur ini membuat Google Now ini m salah satu hal penting yang sayang untuk dilewatkan.
  • Lebih Banyak Game dan Aplikasi
Sudah ratusan lebih developer aplikasi Android turut mengambil peran dalam perkembangan Android, khususnya dukungan dalam hal pilihan aplikasi di Google Play. Yah sekarang ini bisa dibilang mau nyari apa aja google play udah siap sedia.
  • Perkembangan dan Update yang cepat
Salah satu faktor kenapa Android banyak disukai adalah update yang cepat. Memperbaiki Bug, menambah fitur dan berbagai perkembangan lain google melakukannya dengan segera, sehingga penggunapun juga merasa sangat nyaman dengan ini.
  • Multiple Devices
OS produk google ini mengharuskan kamu reregister akun email yang menggunakan layanan dari Gmail. Jika kamu mempunyai banyak gadget Android kamu tidak perlu registrasi emailmu lagi kamu cuman perlu mengunakan 1 email



Perkembangan Android di Indonesia
Android yang menawarkan pengunanya untuk berkreasi sesuai keinginanya sendiri untuk membuat aplikasinya sendiri kita dapat leluasa mengganti aplikasi inti dengan aplikasi pihak ke tiga.. Disinilah yang membuat OS Android berbeda dengan OS mobile lainnya. User dapat dengan mudah mendapatkan berbagai aplikasi yang uptodate,hanya tinggal mendownload saja. Sehingga user dapat dengan leluasa menggunakan aplikasi pihak ketiga. Contohnya ada beberapa aplikasi yang sudah siap untuk di download oleh user Android seperti mapping, pariwisata, cara memasakdengan resep jitu dll. Aplikasi-aplikasi tersebut merupakan aplikasi pihak ketiga yang dikembangkan oleh pengembang menggunakan Android. Jadi Android mempunyai kelean bagi bihara pengembang aplkasi-aplikasi mobile (aplikasi pihak ketiga) dan juga sebagai pengguna mobile Android dapat dengan mudah mendapatkan berbagai aplikasi pihak ketiga tersebut. Cukup dengan mendownload nya di tempat browser yang tersedia di mobile tersebut.
Berdasarkan kelebihan Android seperti yang telah di sebutkan di atas maka, kini saya akan membahas perkembangan Android khusus di Negara Indonesia yaitu, pasar Android di Indonesia akan berkembang seiring dari banyaknya operator selular dan Produsen smartphone gencar menyuarakan Open source Android.
Pangsa Pasar smartphone Indonesia yang besar memungkinkan smartphone yang murah dan mempunyai fasilitas yang lengkap sesuai dengan karateristik dari masyarakat Indonesia
Saat ini kita bahas salah satu operator yang gencar menyuarakan Android yaitu Indosat. Pada bulan Maret lalu Indosat melakukan road show di 7 kota yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Jogyakarta, Malang, Surabaya, dan Makassar. Indosat memperkenalkan Teknologi smartphone yang mempermudah komunikasi, tampilan yang menarik, serta aplikasi yang mudah dioperasikan. Dalam Road Show ini Indosat juga melakukan seminar dan edukasi kepada pengunjung. Dalam seminar ini, pengunjung bisa lebih mengetahui apa itu Android, sejarah, kelebihan serta platform dan variasi aplikasi yang dimiliki. Apa yang dilakukan Indosat akan diikuti oleh operator selular lain yang melihat potensi dan peluang bisnis dari Open Source Android ini.
Disamping operator selular yang gencar, banyaknya komunitas programmer yang menyuarakan Android membuat perkembangan Andorid di sini menjadi cepat. Seperti komunitas Android-Indonesia
Pada saat ini, perkembangan Android di Indonesia dipengaruhi oleh banyaknya smartphone yang telah beredar di Indonesia dan keinginan berbagai produsen smartphone tersebut untuk memangkas biaya produksi sehingga menghasilkan produk smartphone yang berkualitas dan mempunyai harga jual yang lebih terjangkau daripada menggunakan OS yang lainnya. Persebaran smartphone berAndroid di Indonesia yang besar memungkinkan smartphone yang murah dan mempunyai feature yang lengkap sesuai dengan karateristik dari masyarakat Indonesia.
Penyebab mengapa Android dapat berkembang cepat di Indonesia.
1. Update rutin
Android selalu melakukan update secara terus menerus, melakukan perbaikan perbaikan berbagai bugs dan penambahan fitur yang menjadikan OS semakin lebih bagus dari versi sebelumnya.
2. Open source
Android adalah OS open source yang gratis jadi dilihat dari segi harganya akan lebih murah daripada smartphone yang ber OS tidak gratis, disamping itu OS Android memungkinkan para programmer programmer untuk mengembangkan atau membuat aplikasi berbasis Android.
3. Didukung oleh Vendor Kelas Atas
Dukungan penuh dari vendor-vendor kelas atas seperti Samsung, HTC, Motorola dll dalam menghasilkan smartphone yang berkelas akan membantu menaikkan pamor Android.
4. Merk Google
Reputasi Google yang tidak diragukan lagi menjadi keunggulan tersendiri bagi Android. Hal ini membuat konsumen yakin bahwa OS Android adalah OS yang benar benar bagus dan berkualitas.
5. User Friendly
Teknologi layar sentuh, membuat mudah dalam penggunaannya serta didukung oleh tampilan yang menarik.
Prospek Perkembangan Luar Biasa Android di Indonesia
Sekitar dua tahun yang lalu ketika pertama kali telepon genggam berbasis Android resmi masuk di Indonesia, harganya masih sangat mahal dan produknya pun masih langka. Sekarang keadaannya sudah sangat berbeda. Banyak vendor baik lokal maupun luar memasarkan berbagai macam handset berbasis Android di Indonesia. Harga dan jenisnya pun bervariasi, mulai dari yang low-end, berharga di bawah Rp 1 juta, hingga yang high-end dengan harga di atas Rp 5 juta.Fenomena yang menarik adalah handset Android yang berharga murah. Dengan masuknya berbagai jenis handset murah berbasis Android di Indonesia, Android makin menyentuh para konsumen yang berdaya beli rendah seperti mahasiswa. Masyarakat pun sekarang makin mudah untuk mencoba berbagai teknologi baru yang disajikan oleh Android karena harganya yang makin terjangkau dan jenisnya yang semakin beragam.
Android dan Peluang Bagi Para Pengembang Aplikasi Lokal
Popularitas Android terus bertumbuh, bukan hanya dari jumlah perangkat yang mengadopsi platform ini, tetapi juga para operator telekomunikasi yang mulai memberikan fokus yang lebih pada platform opensource yang dikembangkan Google ini.
Sehingga para pembuat aplikasi local dapat membuat aplikasi sendiri untuk dijual peluang bagi pengembang aplikasi lokal juga masih terbuka lebar, baik di pasar lokal maupun international, tetapi tidak terlepas juga dari tantangan serta kesulitan yang biasanya muncul bagi pengembang local:
1. Untuk aplikasi yang ditaruh di Android market, tantangannya adalah belum adanya payment gateway dari Indonesia, sehingga kita hanya bisa download aplikasi gratis.
2. Untuk aplikasi yang ditaruh di “local app store” kurang menariknya pembagian. Share hasil penjualan aplikasi, para developer lokal kebagian kecil sekitar 50%, Operator 30% dan CP 20%. Harusnya peran Content Provider (CP) ditiadakan, langsung saja local app storel itu diurus operator, sehingga pembagian bisa 80% untuk pengembang dan 20% untuk Operator.                                              

Tidak ada komentar:

Posting Komentar