Sejarah
Android
Android Inc, adalah sebuah perusahaan software kecil yang
didirikan pada bulan Oktober 2003 di Palo Alto, California, USA. Didirikan oleh
beberapa senior di beberapa perusahaan yang berbasis IT & Communication;
Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears dan Chris White. Menurut Rubin, Android Inc
didirikan untuk mewujudkan mobile device yang lebih peka terhadap lokasi dan
preferensi pemilik. Dengan kata lain, Android Inc, ingin mewujudkan mobile
device yang lebih mengerti pemiliknya. Sejarah Android dimulai dari sini.
Konsep
yang dimiliki Android Inc, ternyata menggugah minat raksasa Google untuk
memilikinya. Pada bulan Agustus 2005, akhirnya Android Inc diakuisisi oleh
Google Inc. Seluruh sahamnya dibeli oleh Google. Nilai pembelian Android Inc
ini oleh google tidak ada release pastinya. Tetapi banyak yang memperkirakan
nilai pembelian Android Inc oleh Google adalah sebesar USD 50 juta. Saat itu
banyak yang berspekulasi, bahwa akuisisi ini adalah langkah awal yang dilakukan
Google untuk masuk ke pasar mobile phone.
Andy
Rubin, Rich Miner, Nick Sears dan Chris White tetap di Android Inc yang dibeli
Google, sehingga akhirnya mereka semua menjadi bagian dari raksasa Google dan
sejarah Android. Saat itulah mereka mulai menggunakan platfor linux untuk
membuat sistem operasi bagi mobile phone.
Pada bulan nopember 2007,
terbentuklan Open Handset Alliance yang merupakan konsorsium dari beberapa
perusahaan : Broadcom Corporation, Google, HTC, Intel, LG, Marvell Technology
Group, Motorola, Nvidia, Qualcomm, Samsung Electronics, Sprint Nextel, T-Mobile
dan Texas Instruments. Mereka sepakat untuk membuat open standart bagi mobile
phone. Pada hari yang sama, mereka mengumumkan produk pertama mereka, yaitu
Android yang berbasis Linux kernel versi 2.6.[1] Toshiba
Corp dan Vodafone Group Plc. Hal ini merupakan langkah besar dalam sejarah
Android untuk menjadi pemimpin dalam sistem operasi untuk mobile phone.
Versi - Versi Android
Versi - Versi Android
Android Versi 1.0 (Apple Pie) dan 1.1 (Banana Bread)
HTC produsen pertama yang
menggunakan sistem operasi Android 1.0 pada HTC Dream (T-Mobile G1 dalam versi
AS) pada Oktober 2008. Generasi pertama ini
memiliki beberapa fitur antara lain aplikasi Youtube, Google Maps, download dan
update via Android Market, web browser dan lain sebagainya. Versi ini
difokuskan pada orientasi sisi bisnis smartphone. Versi ini memiliki kekurangan
pada fitur hiburan , tidak ada dukungan untuk pemutaran video dalam media
player-nya. Sedangkan update versi
Android 1.1 dirilis pada tanggal 9 Februari 2009 yang memiliki kode nama Banana
bread serta ukuran layar 320×480 HVA. Dilengkapi sistem pembaruan pada aplikasi
seperti jam alarm, voice search, gmail, dan notifikasi dari email.
Android 1.5 Cupcake
Pada
pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan
Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat
beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi
ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah
video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth
A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar,
dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.Konon Android 1.5
Cupcake ini seharusnya adalah versi 1.2, tetapi Google akhirnya memutuskan
untuk membuat pembaharuan besar dan menghadirkan versi 1.5 dengan nama Cupcake.
Cupcake adalah kue kecil yang
sangat populer di seluruh dunia saat ini yang dibuat dalam wadah berbentuk
cetakan dan biasanya disajikan dengan frosting di atasnya.
Android 1.6 Donut
Android
versi 1.6 Donut dirilis pada September 2009. Update versi ini memperbaiki bug
OS yang sering reboot dengan fitur foto dan video dari kamera antarmuka dan
dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya,
penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah
1.
Peningkatan pada Android
market
2.
Integrasi kamera, perekam
video dan tampilan galeri
3. Aplikasi galeri yang baru
memungkinkan pengguna memilih banyak foto untuk dihapus. Aplikasi voice search
yang diperbaharui menjadi lebih cepat merespon dan itegrasi dengan aplikasi
yang lain termasuk kemampuan mencari kontak.
4. Aplikasi search yang
ditingkatkan untuk bisa mencari bookmarks, history, kontak, dan web dari layar
home
5. Peningkatan dukungan
teknologi untuk CDMA/EVDO.802.1x, VPNs, dan mesin text to speech Mendukung
resolusi layar WVGA
6. perbaikan kecepatan di aplikasi pencarian dan aplikasi kamera
Donat seperti diketahui adalah
makanan atau kue dengan bentuk khas berupa lubang ditengah bentuk lingkarannya.
Donat adalah kue yang populer dan turun temurun dikonsumsi di seluruh dunia.
Android 2.0 - 2.1 Éclair
Pada
3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1
(Eclair), perubahan yang dilakukan adalah
1.
Optimalisasi kecepatan
hardware
2.
Mendukung lebih banyak
ukuran layar dan resolusi layar
3.
Revamped UI, User interface
baru pada browser dan dukungan html 5
4.
Daftar kontak baru, Rasio
putih-hitam yang lebih baik untuk backgrounds.
5.
peningkatan aplikasi Google
Maps 3.1.2
6.
Dukungan untuk Microsoft
Exchange
7. Mendukung Falsh untuk
kamera, Digital Zoom.Peningkatan pada aplikasi virtual keyboard, Bluetooth 2.1,
Live Wallpapers.
Eclair adalah makanan penutup
yakni kue yang biasanya berbentuk persegi panjang yang dibuat dengan krim di
tengah dan lapisan cokelat di atasnya.
Android 2.2 - 2.2.3 Froyo
(Frozen Yoghurt)
Pada
20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya
terhadap versi-versi sebelumnya antara lain :
1. Optimalisasi kecepatan dan performa
Android OS
2. Integrasi chrome v8 javaScript
kedalam aplikasi browser
3. Peningkatan dukungan Microsoft
Exchange, Peningkatan aplikasi luncher dengan shotcuts menuju aplikasi phone
dan browser
4. USB tethering dan WiFi hotspot
functionality.
5. Penambahan pilihan untuk
menonaktifkan akses data jaringan mobile
6. Aplikasi Android market yang telah
diperbaharui dengan fitur update otomatis.
7. Quick switching between multiple
keyboard languages and their dictionaries.
8. Voice dialing dan berbagai kontak
melalui bluetooth
9. mendukung file upload di aplikasi
browser
10. dukungan terhadap aplikasi Adobe Flash 10.1 terakhir
Froyo adalah kependekan dari
Frozen Yoghurt. Frozen Yoghurt adalah yoghurt yang telah mengalami proses
pendinginan, sehingga secara terlihat sama seperti es krim.
Android 2.3 - 2.4 Gingerbread
Android
2.3 Gingerbread dirilis secara resmi pada Desember 2010. Pada 7 Desember 2010,
Google secara resmi mengumumkan smartphone
Nexus S yang dibuat oleh Samsung yang menjadi smartphone pertama dengan Android versi ini.
1.
Inilah Fitur-fitur Yang
Dimiliki Oleh Android Gingerbread:
2.
NFC
(Near-Field Communication)
3.
Aplikasi NFC akan tersedia
di dalam Gingerbread, ini memungkinkan produsen gadget untuk membuat perangkat
yang bisa digunakan untuk transaksi nirkabel alias dompet elektronik.
4.
Dukungan
pada Kamera Depan
5.
Aplikasi kamera di Android
2.3 sudah mendukung kamera depan sejak awalnya. Artinya produsen seperti HTC,
yang salah satu versi ponsel Androidnya sudah memiliki dua kamera, bisa
langsung memasang dua kamera di ponsel Android.
6.
Ponsel
InternetA
7.
Kemampuan teleponi via
internet, atau Voice over IP, akan didukung pada tingkat sistem operasi. Tanpa
aplikasi tambahan, pengguna sudah bisa membuat panggilan VoIP, tentu dengan
setting SIP manual.
8.
Tampilan
yang Lebih Rapih Tampilan antarmuka dari
Gingerbread konon bakal makin rapih dan mudah dipelajari. Menu dan tema visual
diperbaiki oleh Google untuk memudahkan navigasi.
9.
Manajemen
Aplikasi Akan tersedia shortcut untuk sebuah aplikasi
bernama Manage Applications. Di sini pengguna bisa melihat berapa besar memori
yang diserap oleh masing-masing aplikasi yang sedang berjalan.
10. Input Teks Lebih CepatKeyboard
Android Gingerbread dijanjikan akan lebih baik, dengan beberapa perubahan
lokasi dan bentuk. Selain itu ada kemampuan memperbaiki salah ketik lewat kamus
bawaan.
11. Copy PasteKemampuan untuk memilih
(select) lalu melakukan Copy, Cut atau Paste di Gingerbread menjadi semakin
baik. Cara penggunaannya mirip yang dilakukan Apple pada iOS, lengkap dengan
marker yang bisa digeser sebelum menyalin.
Gingerbread pada dasarnya adalah
kue jahe atau cookie dengan rasa khas jahe. Kue ini sering dibuat untuk
merayakan liburan akhir tahun di AS dan dibuat seperti bentuk manusia.
Android 3.0 - 3.2 Honeycomb
Android
Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran
layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah
didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga
akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat
dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat tablet dengan
platform Android 3.0 akan segera hadir di Indonesia. Perangkat tersebut bernama
Eee Pad Transformer produksi dari Asus. Rencana masuk pasar Indonesia pada Mei
2011.
Honeycomb adalah sereal manis
yang populer sejak tahun 1965, berupa sereal jagung dengan rasa madu yang
berbentuk sarang lebah.
Android 4.0 Ice Cream Sandwich
Ice
Cream Sandwich adalah versi terbaru Android untuk smartphone, tablet, dan lainnya. Ice Cream Sandwich dirilis pada 19
October 2011.Versi ini didasarkan untuk mengoptimalkan multitasking, banyak
notifikasi, layar beranda yang dapat disesuaikan, dan interaktivitas mendalam
serta cara baru yang ampuh untuk berkomunikasi dan berbagi konten.
Ice Cream Sandwich adalah
lapisan es krim yang biasanya berupa vanila yang terjepit antara dua cookies
coklat, dan biasanya berbentuk persegi panjang.
Android 4.1 - 4.3 Jelly Bean
Android
4.1 Jelly Bean diumumkan pada 27 Juni 2012 pada konferensi Google l/O. Versi
ini adalah yang tercepat dan terhalus dari semua versi Android.
Jelly Bean 4.1 meningkatkan
kemudahan dan keindahan tampilan dari Ice Cream Sandwich dan memperkenalkan
pengalaman pencarian Google yang baru di Android.
Android 4.2 Jelly Bean
diumumkan pada 29 October 2012, versi ini menawarkan peningkatkan kecepatan dan
kemudahan Android 4.1 serta mencakup semua fitur baru seperti Photo Sphere dan
desain baru aplikasi kamera, keyboard Gesture Typing, Google Now dan lainnya.
Jelly Bean adalah sejenis
permen yang juga populer disebut kacang
jeli.
Android 4.4KitKat
GoogleSebelumnya ramai diberitakan bahwa Google akan memakai nama Key
Lime Pie sebagai nama untuk versi paling anyar dari sistem operasi Android
v4.4. Indikasi ini semakin kuat karena Google gemar menamai sistem operasinya
dengan nama hidangan penutup dan sesuai abjad alfabetical.
Bagi Anda penggemar cokelat, tentu sudah tidak asing lagi dengan nama
KitKat. Salah satu merk cokelat ini ini sangat populer yang dibuat oleh
perusahaan Nestle dan sangat digemari oleh banyak orang di dunia. kabar bahwa
penamaan Android baru 4.4 oleh Google ini dikarenakan Google dan Nestle
menjalin kerja sama. Tapi nyatanya Google secara tersirat membantah adanya
kerjasama khusus antara Nestle dengan Google.
Beberapa bocoran fitur unggulan dari versi terbaru Android ini.
Diantaranya yaitu Firmware yang bisa
digunakan untuk smartphone lama,
Perpantian Fragmentation atau ukuran
tampilan layar, miracast updates Gallery
baru, visualisasi API baru, boot
animasi baru, pergantian warna logo Android berwarna biru serta notifikasi widget baru.
Android 5.0
Key Lime Pie
Rumor terbaru menyebutkan bahwa Google bakal terlebih dahulu
menghadirkan versi Android 4.3 sebelum 5.0.Hingga kini belum dapat dipastikan apakah 4.3 akan tetap dinamakan Jelly Bean ataukah justru bakal menggunakan nama Key Lime Pie yang sebelumnya dikabarkan akan digunakan di versi 5.0.
Santer dikabarkan perangkat pertama yang akan menggunakannya adalah phablet Galaxy Note 3.
Belum banyak informasi yang dapat didapat tentang Key Lime Pie. Santer dikabarkan akan diluncurkan pada konferensi Google l/O tahun ini, Key Lime ternyata masih berupa desas-desus semata.
Perkembangan terakhir menyebutkan Key Lime Pie akan memiliki fitur Bluetooth Smart, sebuah fitur bluetooth yang lebih hemat pemakaian baterai.
Key Lime Pie adalah makanan penutup khas Amerika yang terbuat dari jus jeruk
nipis, kuning telur dan susu kental dalam pie crust manis.
Android VS iPhone
1. Hardware:
Perbedaan yang
pertama iphone sangat ketat atas pengoptimalan software dan hardwarenya. Di
sisi lain, Google menawarkan perangkat lunak Android kepada banyak pembuat
ponsel (Samsung, HTC, LG, dan Motorola, antara lain, menawarkan ponsel
Android). sehingga, ponsel Android agak berbeda dalam ukuran, berat, fitur,
pengalaman pengguna, dan kualitas.
2 OS
Kompatibilitas:
Jika Anda ingin
selalu memiliki fitur terbaru dan terbesar ,disarankan untuk membeli
iPhone. karena Android sangat lambat dalam memperbarui ponsel mereka
Sehingga ponsel
yang sudah lama jadi tidak mempunya OS terbaru, dukungan Apple untuk ponsel
yang lebih lama umumnya lebih baik daripada Android. Ambil contoh, iOS 5, OS
terbaru. Ini termasuk dukungan penuh untuk iPhone 3GS, telepon hampir tiga
tahun sebagai tulisan ini. Karena itu, sekitar 75% dari iPhone 3GS-4S pengguna
yang menjalankan iOS 5 6 bulan setelah rilis.
Di sisi lain,
Android 4.0, nama kode Ice Cream Sandwich, yang berjalan pada hanya 2,9% dari
perangkat Android 6 bulan setelah rilis.
3. Apps:
Seleksi vs Kontrol
Sementara
iPhone App Store menawarkan aplikasi lebih dari Google ,Banyak pengembang
mengeluh tentang penekanan pada aplikasi gratis untuk Android. Menggabungkan
biaya pengembangan dengan penekanan pada aplikasi gratis sehingga pengembang
tidak dapat menutupi biaya awalnya.
4. Gaming:
Hanya beberapa
tahun yang lalu, video game terutama mobile – didominasi oleh Nintendo DS dan
Sony PSP . namun Setelah iphone mucul t dengan cepat menjadi penghasil utama di
pasar game mobile video , dengan puluhan ribu permainan besar.
Dikarenakan
Android membebaskan pengunanya untuk menciptakan aplikasainya sendiri sehingga
produsen game memutuskan hubungan dengan Android dikarenakan kurang
menguntungkan bagi produsen game
5. GPS
Navigasi:
Selama Anda
punya akses ke internet dan smartphone,
Anda tidak pernah tersesat lagi berkat built-in GPS dan aplikasi peta pada
kedua iPhone dan Android.
Pengguna
Android dapat menggunakan Google Maps Navigation, sebuah aplikasi yang tidak
tersedia untuk iPhone, untuk mendapatkan peta lokasi secara gratis hampir di
mana saja.
6 Battery
Life:
Batrai yang
digunakan untuk Android sangatlah boros itu disebabkan oleh banyaknya aplikasi
dan hardware yang sangat menguras batrai sehingga batrai kemungkinanya hanya
akan bertahan hingga 8 jam sedangkan iphone batrai tekesan lebih hemat sehingga
dapat bekerja hingga 1 hari.
8. Ukuran
Jika Anda
menginginkan layar yang besar, Android adalah pilihan bagus. Ini dikarenaka
Android Samsung Galaxy Note memiliki
ukuran 5,3 inci yang tidak dapat ditemukan di ponsel lainya.
Sementara
Iphone mengunakan layar hanya sebsear 3,5 inci saja sehingga jika ingin layar
yang lebih lebar Android pilihanya.
9. Jaringan:
Untuk
pengalaman internet nirkabel tercepat, Anda harus memilih Android. Itu karena – untuk saat ini – hanya
perangkat Android yang mendukung 4G LTE .
Iphone terkesan
lebih lamban dalam jaringan nirkabel sehingga keceptan dalam internet masih
kurang cepat disbanding Android
Perbandingan prodauk Android dan iphone
Desain
iPhone 5 vs. Samsung Galaxy S3
·
iPhone 5 – Ketebalan 7.6mm, casing metal, baterai tidak dapat dilepas
·
Samsung Galaxy S3 – Ketebalan 8.6mm, casing plastik, baterai dapat
dilepas-ganti
Apple telah membuat garakan agresif
pada ukuran iPhone 5 dengan membuatnya setipis mungkin, lapisan kaca pada
belakang pada iPhone 4S telah tidak ada, Slot Sim-card menggunakan
ukuran nano (nano-SIM) dan banyak lagi, hasilnya ketebalan iPhone 5
adalah 7.6mm. Samsung Galaxy S3 memiliki ketebalan 8.6mm, dengan ketebalan ini
dan lebar layar 4.8″, Samsung Galaxy S3 terasa tipis namun lebar ketika Anda
genggam. iPhone 5 dengan belakang aluminium menjadikan iPhone 5 lebih licin
dibanding iPhone 4S, namun terasa lebih kokoh, berkualitas dan sebuah
desain smartphone premium.
Aksesoris
iPhone 5 vs. Samsung Galaxy S3
*iPhone 5 – Headset dengan Desain
terbaru (Earpod), Lightning power connector
*Samsung Galaxy S3 – Kabel microUSB, Samsung noise isolating IEM earphones, adapter
*Samsung Galaxy S3 – Kabel microUSB, Samsung noise isolating IEM earphones, adapter
Dalam kemasan Apple iPhone 5
Anda akan mendapatkan sebuah earphone dari Apple dengan desain
yang benar-benar baru yang disebut dengan “Earpod”, Earpod bukan sebuah
earphone biasa, bukan juga sebuah earphone dengan teknologi noise isolation.
earpod sangat kecil, dibuat dari bahan plastik dan didesain untuk kenyamanan
dan fit untuk setiap kuping setiap orang. Perubahan aksesoris pada
iPhone 5 juga terjadi pada kabel charger, Apple mendesain sebuah kabel konektor
yang baru dan lebih kecil, yang disebut dengan “Lightning”. Samsung Galaxy S3
hadir dengan aksesoris yang standard yaitu kabel microUSB untuk mengisi daya
sehingga konektornya lebih mudah digantikan karena kabel microUSB mudah dicari,
Anda juga mendapatkan earphone bermerk Samsung yang mengeluarkan suara
berkualitas tinggai dan memiliki teknologi IEM noise isolating.
Layar
iPhone 5 vs. Samsung Galaxy S3
·
iPhone 5 – 4inci IPS, Resolusi 1136 x 540
·
Samsung Galaxy S3 – 4.8inci Super AMOLED, Resolusi 1280 x 720
Setiap generasi iPhone sejak
pertamakali kehadirannya pada tahun 2007 memakai ukuran layar yang sama yaitu
3.5 inci. Berbeda pada iPhone 5, iPhone ini memiliki widescreen
selebar 4-inci dengan piksel sebesar 1136 x 640, dengan perubahan ini iPhone 5
menawarkan layar yang lebih besar tanpa membuat ukuran handset lebih lebar.
Pixel density masih sama dengan iPhone 4S, aspect ratio iPhone 5 akan membuat
Anda lebih nyaman pada saat menonton video. Samsung Galaxy memiliki layar lebar
4.8-inci dan sangat nyaman untuk Anda menonton video pada youtube, dan membuat
Anda puas bermain game karena lebarnya layar Galaxy S3. Galaxy S3 juga dapat
memutar video Full HD karena resolusinya 1280 x 720 piksel.
Kedua smartphone ini memiliki tipe layar yang berbeda, Samsung S3
memiliki layar Super AMOLED sedangkan iPhone 5 memiliki layar IPS
yang juga dipakai pada iPad. Super AMOLED menawarkan warna
hitam yang sangat baik dan warna vivid yang menabjubkan, sedangkan layar IPS
mempertahankan tampilan warna lebih natural. Pada kondisi sinar matahari yang
sangat terik iPhone 5 menawarkan warna layar yang lebih reflektif dan tingkat
brightness yang maksimal sehingga memberikan layar yang lebih mudah dilihat
pada kondisi cahaya yang berlebihan. Pada ruang yang gelap, Galaxy S3 tampil
dengan warna lebih menawan sehingga AMOLED lebih unggul pada kondisi gelap.
Software
iPhone 5 vs. Samsung Galaxy S3
·
iPhone 5 – iOS 6
·
Samsung Galaxy S3 – Android 4.0 Ice Cream Sandwich (4.1 incoming),
TouchWiz UI
Pertarungan Antara sistem operasi iOs
dengan Android telah terjadi sejak tahun 2008. Android menawarkan fitur
intregasi yang lebih fleksibel dibandingkan dengan iOS. Dengan Android bahkan
Anda dapat merubah bagaimana smartphone
Anda merespon pada fungsi dasar contohnya homescreen pada Android dapat Anda
atur sendiri sesuai kebutuhan Anda, contohnya menampilkan satu sosial media di
homescreen untuk Anda pantau atau meletakan kalender atau jam agar lebih mudah
melihat waktu, hal ini membuat Anda dapat lebih dapat mengontrol bagaimana Smartphone Anda terlihat dibanding
dengan layout iOS yang tidak dapat utak-atik. Dengan iOS Anda akan merasakan
kecepatan dan kehalusan sebuah user interface yang sangat mudah dan nyaman
untuk digunakan dan menu yang mudah diingat.
Sayangnya Apple Maps
merupakan suatu bencana untuk iPhone semenjak iPhone berhenti memakai Google
Maps. Apple Maps baru tidak bekerja dengan sangat baik karena ada
beberapa nama kota yang salah, na
ma jalan yang salah maupun peta yang
tidak update. Sedangkan Galaxy S3 memakai Google Maps yang kita telah tahu
bersama bekerja dengan sangat baik sekali.
Power
iPhone 5 vs. Samsung Galaxy S3
·
iPhone 5 – 1GB RAM, A6 processor, power TBC
·
Samsung Galaxy S3 – 1GB RAM, Exynos 4412, Quad-core 1.4GHz
Samsung Galaxy S3 menggunakan teknologi
yang canggih Exynos 4412 chip yang memiliki empat buah core
(Quad-core) dan bekerja pada 1.4GHz. Disisi lain, Apple tidak menjelaskan
dengan detail informasi teknis tentang CPU yang digunakannya, informasi yang
kita ketahui hanya iPhone 5 lebih cepat sampai dua kali dibanding dengan chip
4S yang memakai dual-core 1GHz CPU and PowerVR SGX543MP2, mungkinkan iPhone 5
ini juga memakai teknologi Quad-core? Namun beberapa “tes” kecepatan pada yang
dapat Anda temukan di YouTube.com salah satunya video dari Pocketnow, terlihat
kemampuan membuka webpage lebih cepat iPhone 5 dibanding dengan Galaxy S3,
begitupun dengan streming youtube iPhone lebih unggul, membuka aplikasi kamera
pun iPhone unggul lebih cepat.
Koneksivitas
iPhone 5 vs. Samsung Galaxy S3
·
iPhone 5 – new proprietary 8-pin connector, non microSD, microSIM
·
Samsung Galaxy S3 – microUSB, microSD, mic
iPhone menciptakan kabel konektor baru
yang disebut dengan “lightning”, kabel ini digunakan untuk mengisi daya dan
meng-sinkronis data dengan komputer Anda, berbeda dengan konektor pendahulunya,
Lightning lebih kecil dan dapat dicolokkan walaupun dengan berbagai sisi,
karena sisi atas dan bawahnya sama saja, tidak seperti konektor microUSB biasa.
Pada segi konektivitas Samsung Galaxy
S3 cukup banyak memiliki perbedaan dengan iPhone 5. Galaxy S3 memungkinkan Anda
menggunakan kartu microSD dan menggunakan standar microUSB. Dengan mudah Galaxy
S3 juga memiliki kemampuan untuk output video HD dengan audio surround sound ke
port HDMI bila digunakan dengan kabel yang tepat. Tidak seperti iPhone, Samsung
tidak bergantung pada perangkat lunak sinkronisasi untuk mentransfer file
secara langsung, Anda dapat drag dan drop file ketika Samsung S3 dicolokkan ke
komputer melalui USB.
Kamera
iPhone 5 vs. Samsung Galaxy S3
·
iPhone 5 – 8MP, LED flash
·
Samsung Galaxy S3 – 8MP, LED flash
Masih menggunakan kamera 8 megapiksel
dengan LED Flash seperti pendahulunya iPhone 4S, dengan apperture f/2.4. iPhone
5 juga menawarkan pengambilan gambar dengan mode panorama yang sangat hebat.
hanya dengan membidik dan menggeser iPhone Anda akan mendapatkan gambar
panorama sampai dengan 28 megapiksel. Samsung Galaxy S3 juga memiliki kamera 8
megapiksel termasik image stabilization, touch focus, merekam video 1080p dan
flash LED sama dengan kemampuan kamera pada iPhone 5. Kualitas gambar Antara
iPhone 5 dan Galaxy S3 dapat dikatakan setara.
Berikut ini akan akan kami sajikan
untuk Anda perbandingan performa Antara iPhone 5 dan Samsung Galaxy S3 dalam
bentuk video dari Pocket.
Bila membandingkan dua Smartphone ini tidak akan ada habisnya
karena sama saja dengan membandingkan iOS dan Android atau membandingkan Apple
dengan Google. Samsung Galaxy S3 lebih fleksibel dan unggul dengan memori yang
dapat Anda upgrade sendiri begitu juga dengan sistem operasi Android yang
begitu fleksibel, Sedangkan iPhone 5 unggul dengan bodi metal aluminium yang
pasti siapapun yang menggenggamnya pasti merasakan iPhone 5 jauh lebih premium,
desain lebih bersahabat untuk tangan Anda yang tidak terlalu besar, lagipula dengan
iPhone 5 dengan layar 4incinya tidak akan terlalu terlihat kecil dibandingkan
dengan Galaxy S3
FITUR ANDROID
1. Kerangka aplikasi: itu memungkinkan
penggunaan dan penghapusan komponen yang tersedia.
2. Dalvik mesin virtual: mesin virtual
dioptimalkan untuk perangkat mobile.
3. Grafik: grafik di 2D dan grafis 3D
berdasarkan pustaka OpenGL.
4. SQLite: untuk penyimpanan data.
5. Mendukung media: audio, video, dan
berbagai format gambar (MPEG4, H.264, MP3,AAC, MR, JPG, PNG, GIF)
6. GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, dan WiFi (hardware
dependent)
7. Kamera, Global Positioning System
(GPS), kompas, dan accelerometer (tergantung hardware)
KELEBIHAN ANDROID
·
Banyak Pilihan Harga
Karena Android bekerja sama dengan banyak
vendor sehingga untuk masalah harga Android lebih berfariatif dari mulai dibawah 1 juta hingga
5 juta an.
- Kostumisasi
Android mmenyediakan banyak sekali OS
kostumisasi. Dari Launcher, keyboard, SMS client dan berbagai fitur krusial
lainnya semua siap disesuaikan sesuai selera kamu. Jadi jika kamu merasa bosan,
tinggal kamu buka google play dan berikan sedikit sentuhan pada tampilan
Androidmu.
- Live Wallpaper
Kamu
bisa menemukan dengan mudah apapun live wallpaper yang kamu inginkan untuk kamu
pasang pada gadgetmu dengan berbagai aplikasi di Google Play. Emm..tapi perlu
hati-hati fitur ini sedikit menguras baterai.
- Dukungan Widget
Widget pada Android memiliki fungsi yang
krusial, selain sebagai shortcut ketika akan menjalankan aplikasi. Juga bisa
digunakan untuk secara langsung menjalankan fitur aplikasi tanpa perlu membuka
aplikasinya terlebih dahulu. Nah ini menjadi salah satu daya tarik tersendiri
bagi pengguna Android.
- Launcher
Mungkin pada berbagai platform fitur ini
lebih dikenal dengan tema, hampir mirip sih namun launcher Android ini bisa
merubah tampilan bukan hanya pada desainnya saja melainkan diberi kebebasan
untuk merombak total semua yang mungkin dirubah. Banyak developer penyedia
aplikasi untuk ini, salah satu yang paling terkenal adalah Go Launcher. Jadi
dengan fitur ini Androidmu tidak akan membosankan, bahkan beberapa launcher
mampu mengadopsi tampilan dari platform lain seperi Windows Phone, BB ataupun
iOS.
- Custom Room
Untuk meningkatkan performa Android, kita
bisa menggunakan akses super user dengan cara mengeroot Androidmu. Banyak
kelebihan yang didapat untuk ini seperti kebebasan untuk menginstall aplikasi
bawaan Android, Blocking ads, optimasi penggunaan hardware dll.
- Terintegrasi Dengan Produk-Produk Google yang lain
Selain Android, banyak produk-produk google
yang lain. Jika kamu juga banyak menggunakan produk produk lain
seperti Google Docs, Gmail, Google Drive, Google Calender, Google Maps,
Google Music, Google+ ataupun Google Chrome kamu bisa mengitegrasikan semua
kedalam Androidmu, Kalau udah gitu kamu gak perlu repot-repot lagi mengecek update
satu persatu karena semua itu dapat kamu integrasikan dalam satu akses dalam
timelinemu
- Google Now
Memberikan hal penting tiap hari namun tetap
dalam kontrol kita adalah kelebihan dari Google Now ini. Melihat prakiraan
cuaca, searching sesuatu di Internet dan kelebihan lain ditawarkan pada fitur
ini membuat Google Now ini m salah satu hal penting yang sayang untuk
dilewatkan.
- Lebih Banyak Game dan Aplikasi
Sudah ratusan lebih developer aplikasi
Android turut mengambil peran dalam perkembangan Android, khususnya dukungan
dalam hal pilihan aplikasi di Google Play. Yah sekarang ini bisa dibilang mau
nyari apa aja google play udah siap sedia.
- Perkembangan dan Update yang
cepat
Salah satu faktor kenapa Android banyak
disukai adalah update yang cepat. Memperbaiki Bug, menambah fitur dan berbagai
perkembangan lain google melakukannya dengan segera, sehingga penggunapun juga
merasa sangat nyaman dengan ini.
- Multiple Devices
OS produk google ini mengharuskan kamu
reregister akun email yang menggunakan layanan dari Gmail. Jika kamu mempunyai
banyak gadget Android kamu tidak perlu registrasi emailmu lagi kamu cuman perlu
mengunakan 1 email
Perkembangan Android di
Indonesia
Android
yang menawarkan pengunanya untuk berkreasi sesuai keinginanya sendiri untuk
membuat aplikasinya sendiri kita dapat leluasa mengganti aplikasi inti dengan
aplikasi pihak ke tiga.. Disinilah yang membuat OS Android berbeda dengan OS
mobile lainnya. User dapat dengan mudah mendapatkan berbagai aplikasi yang
uptodate,hanya tinggal mendownload saja. Sehingga user dapat dengan leluasa
menggunakan aplikasi pihak ketiga. Contohnya ada beberapa aplikasi yang sudah
siap untuk di download oleh user Android seperti mapping, pariwisata, cara
memasakdengan resep jitu dll. Aplikasi-aplikasi tersebut merupakan aplikasi
pihak ketiga yang dikembangkan oleh pengembang menggunakan Android. Jadi
Android mempunyai kelean bagi bihara pengembang aplkasi-aplikasi mobile
(aplikasi pihak ketiga) dan juga sebagai pengguna mobile Android dapat dengan
mudah mendapatkan berbagai aplikasi pihak ketiga tersebut. Cukup dengan
mendownload nya di tempat browser yang tersedia di mobile tersebut.
Berdasarkan
kelebihan Android seperti yang telah di sebutkan di atas maka, kini saya akan
membahas perkembangan Android khusus di Negara Indonesia yaitu, pasar Android
di Indonesia akan berkembang seiring dari banyaknya operator selular dan
Produsen smartphone gencar
menyuarakan Open source Android.
Pangsa
Pasar smartphone Indonesia yang besar
memungkinkan smartphone yang murah
dan mempunyai fasilitas yang lengkap sesuai dengan karateristik dari masyarakat
Indonesia
Saat
ini kita bahas salah satu operator yang gencar menyuarakan Android yaitu
Indosat. Pada bulan Maret lalu Indosat melakukan road show di 7 kota yakni
Jakarta, Bandung, Semarang, Jogyakarta, Malang, Surabaya, dan Makassar. Indosat
memperkenalkan Teknologi smartphone
yang mempermudah komunikasi, tampilan yang menarik, serta aplikasi yang mudah
dioperasikan. Dalam Road Show ini Indosat juga melakukan seminar dan edukasi
kepada pengunjung. Dalam seminar ini, pengunjung bisa lebih mengetahui apa itu
Android, sejarah, kelebihan serta platform dan variasi aplikasi yang dimiliki.
Apa yang dilakukan Indosat akan diikuti oleh operator selular lain yang melihat
potensi dan peluang bisnis dari Open Source Android ini.
Disamping
operator selular yang gencar, banyaknya komunitas programmer yang menyuarakan
Android membuat perkembangan Andorid di sini menjadi cepat. Seperti komunitas
Android-Indonesia
Pada
saat ini, perkembangan Android di Indonesia dipengaruhi oleh banyaknya smartphone yang telah beredar di
Indonesia dan keinginan berbagai produsen smartphone
tersebut untuk memangkas biaya produksi sehingga menghasilkan produk smartphone yang berkualitas dan
mempunyai harga jual yang lebih terjangkau daripada menggunakan OS yang
lainnya. Persebaran smartphone
berAndroid di Indonesia yang besar memungkinkan smartphone yang murah dan mempunyai feature yang lengkap sesuai
dengan karateristik dari masyarakat Indonesia.
Penyebab mengapa Android dapat
berkembang cepat di Indonesia.
1. Update rutin
Android
selalu melakukan update secara terus menerus, melakukan perbaikan perbaikan
berbagai bugs dan penambahan fitur yang menjadikan OS semakin lebih bagus dari
versi sebelumnya.
2. Open source
Android
adalah OS open source yang gratis
jadi dilihat dari segi harganya akan lebih murah daripada smartphone yang ber OS tidak gratis, disamping itu OS Android
memungkinkan para programmer programmer untuk mengembangkan atau membuat
aplikasi berbasis Android.
3. Didukung oleh Vendor Kelas Atas
Dukungan
penuh dari vendor-vendor kelas atas seperti Samsung, HTC, Motorola dll dalam
menghasilkan smartphone yang berkelas
akan membantu menaikkan pamor Android.
4. Merk Google
Reputasi
Google yang tidak diragukan lagi menjadi keunggulan tersendiri bagi Android.
Hal ini membuat konsumen yakin bahwa OS Android adalah OS yang benar benar
bagus dan berkualitas.
5. User Friendly
Teknologi
layar sentuh, membuat mudah dalam penggunaannya serta didukung oleh tampilan
yang menarik.
Prospek Perkembangan Luar Biasa
Android di Indonesia
Sekitar
dua tahun yang lalu ketika pertama kali telepon genggam berbasis Android resmi
masuk di Indonesia, harganya masih sangat mahal dan produknya pun masih langka.
Sekarang keadaannya sudah sangat berbeda. Banyak vendor baik lokal maupun luar
memasarkan berbagai macam handset berbasis Android di Indonesia. Harga dan
jenisnya pun bervariasi, mulai dari yang low-end, berharga di bawah Rp 1 juta,
hingga yang high-end dengan harga di atas Rp 5 juta.Fenomena yang menarik
adalah handset Android yang berharga murah. Dengan masuknya berbagai jenis
handset murah berbasis Android di Indonesia, Android makin menyentuh para
konsumen yang berdaya beli rendah seperti mahasiswa. Masyarakat pun sekarang
makin mudah untuk mencoba berbagai teknologi baru yang disajikan oleh Android
karena harganya yang makin terjangkau dan jenisnya yang semakin beragam.
Android dan Peluang Bagi Para
Pengembang Aplikasi Lokal
Popularitas
Android terus bertumbuh, bukan hanya dari jumlah perangkat yang mengadopsi
platform ini, tetapi juga para operator telekomunikasi yang mulai memberikan
fokus yang lebih pada platform opensource yang dikembangkan Google ini.
Sehingga
para pembuat aplikasi local dapat membuat aplikasi sendiri untuk dijual peluang
bagi pengembang aplikasi lokal juga masih terbuka lebar, baik di pasar lokal
maupun international, tetapi tidak terlepas juga dari tantangan serta kesulitan
yang biasanya muncul bagi pengembang local:
1.
Untuk aplikasi yang ditaruh di Android market, tantangannya adalah belum adanya
payment gateway dari Indonesia, sehingga kita hanya bisa download aplikasi
gratis.
2.
Untuk aplikasi yang ditaruh di “local app store” kurang menariknya pembagian.
Share hasil penjualan aplikasi, para developer lokal kebagian kecil sekitar
50%, Operator 30% dan CP 20%. Harusnya peran Content Provider (CP) ditiadakan,
langsung saja local app storel itu diurus operator, sehingga pembagian bisa 80%
untuk pengembang dan 20% untuk Operator.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar